JEPANG ITU BEGITU BERNAFSU DENGAN KAIN BATIK INDONESIA | Kayamara Konveksi | 085647595948 Seragam, Kaos, Tas, Masker, APD
0271-8202839
085647595948
WA / SMS / TELEGRAM

JEPANG ITU BEGITU BERNAFSU DENGAN KAIN BATIK INDONESIA

Bahasa Belanda tidak boleh dipakai dalam pergaulan maupun pendidikan. Dalam bidang budaya Jepang banyak melakukan sensor keras terhadap karya-karya seni yang muncul di masyarakat JEPANG MULAI KALAH DALAM PERANG DAN KAIN BATIK ANTIK KAIN BATIK ADALAH CONTOH KARYA SENI RUPA YANG TERBAIK DI INDONESIA (IKLAN) Badan ini dibentuk karena Jepang mulai kewalahan menghadapi musuh-musuh di medan perang. Bagi para pemimpin Indonesia Chuo Sang In dimanfaatkan untuk membahas dan mengusulkan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi rakyat dalam upaya membela dan mengurangi penderitaan rakyat. 4. Pendidikan Kebudayaan dan Penggunaan Bahasa Indonesia Jepang merombak sistem pendidikan yang berlaku pada masa penjajahan Belanda. Sekolah-sekolah Belanda dibubarkan dan diganti menurut model Jepang. Pendidikan umum dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu Sekolah Rakyat/Sekolah Dasar 6 tahun Sekolah Menengah Pertama 3 tahun dan Sekolah Menengah Tinggi 3 tahun. Pelaksanaan pendidikan model Jepang masih tetap digunakan bangsa Indonesia hingga saat ini. Selain sekolah umum Jepang juga membuka sekolah guru dengan masa studi 2 tahun 4 tahun dan 6 tahun. Dalam hal penggunaan bahasa Jepang mengizinkan bahasa Indonesia dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan bahasa Indonesia dijadikan bahasa pengantar dalam pendidikan dan dianggap sebagai mata pelajaran utama. Bahasa Belanda tidak boleh dipakai dalam pergaulan maupun pendidikan. Dalam bidang budaya Jepang banyak melakukan sensor keras terhadap karya-karya seni yang muncul di masyarakat. Bahkan pada tanggal 1 April 1943 Jepang membentuk Keimin Bunka Sidosha dengan tujuan agar karya-karya seni yang bermunculan di masyarakat tidak menyimpang dari tujuan Jepang. Meskipun demikian tetap saja banyak bermunculan karya seni yang berisi membangkitkan jiwa dan semangat nasionalisme Indonesia. Misalnya sajak Chairil Anwar “Siap Sedia” drama Usmar Ismail “Api” dan “Citra” karya Si Hakim “Dewa Rini” “Taufan di atas Asia” dan lain-lain. Bentuk-bentuk Perlawanan Rakyat dan Pergerakan Kebangsaan Indonesia Pada awal kedatangannya Jepang telah berhasil melakukan propaganda. Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari sikap bangsa Indonesia yang menerima Jepang dengan baik saat Jepang masuk ke Indonesia. Begitu juga golongan nasionalis dan para ulama berhasil diajak kerja sama dalam organisasi bentukan Jepang. Bab 2 Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia (1939 – 1945) 45 Bentuk kerja sama yang dilakukan Jepang dan para ulama adalah dengan dibentuknya MIAI (Majelis Islam Ala Indonesia). Para ulama yang tergabung dalam golongan nasionalis Islam mendapatkan kelonggaran dari Jepang untuk menjalankan aktivitasnya. Hal ini disebabkan golongan nasionalis Islam dinilai Jepang paling anti Barat dan tujuan gerakannya dianggap tidak membahayakan kedudukan Jepang. Saat organisasi-organisasi lain dibubarkan sampai bulan November 1943 MIAI mulai diawasi secara ketat. Dalam perkembangannya MIAI juga dibubarkan oleh Jepang dan diganti menjadi Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Kesadaran bangsa Indonesia mulai timbul setelah melihat segala bentuk penindasan dan eksploitasi yang dilakukan Jepang di Indonesia. Berpijak dari itu muncullah reaksi perlawanan dari bangsa Indonesia baik dari golongan nasionalis maupun semua elemen masyarakat. Berikut ini merupakan bentuk-bentuk pergerakan bangsa Indonesia terhadap Jepang baik secara kooperatif maupun nonkooperatif. 1. Pergerakan Melalui Organisasi Politik yang Dibentuk Jepang Pergerakan melalui organisasi politik merupakan perjuangan melawan penjajah Jepang dengan menggunakan badan atau organisasi yang didirikan Jepang atau organisasi yang didirikan atas seizin pemerintah Jepang. Golongan nasionalis berusaha mengadakan kerja sama dengan pemerintah Jepang dengan maksud memanfaatkan sarana yang disediakan Jepang untuk mengobarkan semangat nasionalisme (bersifat kooperatif). Organisasi yang dibentuk oleh pemerintah Jepang yaitu Gerakan 3A Putera Jawa Hokokai dan sebagainya. KERJASAMA INDONESIA JEPANG PRODUKSI KAIN BATIK BALI KAIN BATIK BETAWI (IKLAN) Berikut ini adalah beberapa alasan Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta bersedia bekerja sama dengan Jepang. Adanya kebangkitan nasionalis bangsa-bangsa Asia seperti India Filipina Cina dan Turki. Adanya ramalan Joyoboyo yang menyatakan bahwa akan datang orang kate yang akan menguasai Indonesia selama umur jagung dan sesudahnya akan merdeka. Pendidikan Barat kepada orang-orang pribumi. Kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905. 2. Pergerakan Melalui Gerakan Bawah Tanah Pergerakan ini berada di luar jalur organisasi yaitu gerakan bawah tanah atau tanpa sepengetahuan pemerintah Jepang (bersifat nonkooperatif). Golongan yang melakukan gerakan bawah tanah yaitu golongan Sutan Syahrir Amir Syarifuddin Persatuan Mahasiswa Sukarni Kaigun dan Pemuda Menteng. a. Golongan Syahrir Golongan ini menentang Jepang karena Jepang menerapkan pemerintahan negara dengan paham fasis yaitu kepentingan negara di atas segalanya. b. Golongan Amir Syarifuddin Golongan ini juga anti paham fasis karena itu mereka tidak mau mengadakan kerja sama dengan pemerintahan pendudukan Jepang. Ia sangat keras mengkritik Jepang sehingga pada tahun 1943 Amir Syarifuddin ditangkap oleh Jepang dan dijatuhi hukuman mati. Atas permintaan Soekarno kepada Jepang hukuman yang dijatuhkan Amir Syarifuddin diubah menjadi hukuman seumur hidup. Setelah Indonesia merdeka ia dibebaskan dari hukuman. c. Golongan Persatuan Mahasiswa Golongan ini sebagian besar berasal dari mahasiswa kedokteran di Jakarta. Pengikut-pengikutnya yaitu Jusuf Kunto Supeno Subandrio dan sebagainya. Mereka bekerja sama dengan golongan Syahrir yang juga anti Jepang. d. Golongan Sukarni Pengikut-pengikutnya antara lain Adam Malik Pandu Wiguna Chaerul Saleh Maruto Nitimihardjo dan sebagainya. e. Golongan Kaigun Golongan ini para anggotanya bekerja di Angkatan Laut Jepang. Mereka memiliki hubungan yang dekat dengan tokoh-tokoh Angkatan Laut Jepang yang merasa ikut prihatin terhadap perjuangan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Anggota golongan ini diantaranya adalah Mr. Ahmad Subardjo Mr. Maramis Dr. Samsi Dr. Buntaran Martoatmodjo dan sebagainya. f. Golongan Pemuda Menteng Golongan ini bermarkas di Gedung Menteng No. 31 Jakarta. Mereka kebanyakan pengikut Tan Malaka. Tokoh-tokoh terkemuka dari kelompok ini yaitu Adam Malik Chaerul Saleh dan Wikana. Mereka mengadakan pergerakan melawan Jepang dengan taktik bawah tanah dan selalu menjalin komunikasi dengan para nasionalis lainnya mem-persiapkan kemerdekaan Indonesia selalu berusaha meningkatkan kesadaran rakyat untuk merdeka dan selalu mengikuti perkembangan dunia melalui radio. 3. Pergerakan Melalui Perlawanan Bersenjata Perlawanan dengan mengangkat senjata merupakan perlawanan secara terbuka berhadapan langsung dengan tentara Jepang. Perlawanan bersenjata melawan tentara Jepang tersebut terjadi di beberapa daerah antara lain di Aceh Singaparna Indramayu dan Blitar. Pada umumnya penyebab perlawanan di tiap daerah hampir sama yaitu menentang aturan Jepang yang mewajibkan rakyat Indonesia untuk melakukan Seikerei (upacara dan penghormatan terhadap kaisar sebagai keturunan Dewa Matahari dengan membungkuk 90o ke arah timur). Bab 2 Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia (1939 – 1945) 47 Aturan tersebut dianggap melanggar agama Islam (mirip rukuk dalam shalat). Muncul protes dari kalangan masyarakat yang akhirnya meluas menjadi perlawanan yang dipimpin oleh tokoh masyarakat. Karena kekuatan rakyat lebih kecil maka perlawanan tersebut dengan mudah dapat ditumpas oleh Jepang. a. Perlawanan di Aceh Perlawanan di Aceh terjadi akibat kesewenang-wenangan Jepang terhadap rakyat Aceh. MASYARAKAT DI KERJAKAN UNTUN PRODUKSI KAIN BATIK BERKUALITAS & KAIN BATIK BATAK (IKLAN) Mereka dipaksa kerja romusha untuk keperluan Jepang. Penderitaan dan pemerasan terhadap rakyat Aceh menumbuhkan rasa benci terhadap Jepang sehingga di berbagai daerah di Aceh muncul keberanian untuk menentangnya. Perlawanan pertama rakyat Aceh terhadap Jepang terjadi di Cot Plieng yang dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil. Tengku Abdul Jalil merupakan guru agama yang menentang Jepang karena Jepang membuat aturan yang mewajibkan rakyat Aceh untuk melakukan seikerei. Aturan tersebut dianggap bertentangan dengan ajaran agama Islam. Akibatnya pada tanggal 10 November 1942 terjadi penyerangan di Cot Plieng oleh tentara Jepang. Dalam serangan pertama dan kedua rakyat Aceh dapat memukul mundur Jepang ke Lhokseumawe. Baru pada serangan ketiga Jepang berhasil merebut Cot Plieng. Tengku Abdul Jalil gugur karena ditembak pada saat sembahyang. b. Perlawanan di Singaparna Pada bulan Februari 1944 terjadi perlawanan rakyat Singaparna Jawa Barat terhadap Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Kyai Zainal Mustafa. Sebab-sebab perlawanan hampir sama dengan perlawanan rakyat Aceh. Pada 25 Februari 1944 Kyai Zainal Mustafa berhasil ditangkap di Tasikmalaya. Selanjutnya beliau dipindahkan ke penjara Batavia (Jakarta). Pada tanggal 25 Oktober 1944 Kyai Zainal Mustafa dihukum mati. c. Perlawanan di Indramayu Dengan alasan dan sebab yang hampir sama dengan perlawanan di Aceh dan Singaparna di Indramayu juga muncul perlawanan. Perlawanan itu terjadi di Desa Kaplongan Distrik Karangampel. Perlawanan tersebut terjadi pada bulan April 1944. Pada hari Minggu 30 Juli 1944 terjadi pula perlawanan di Desa Cidempet Kecamatan Lohbener. Sama seperti perlawanan sebelumnya Jepang berhasil menumpasnya. d. Perlawanan di Kalimantan dan Irian (Papua) Perlawanan rakyat terhadap Jepang terjadi juga di Kalimantan yang dipimpin oleh Pang Suma. Di Irian Barat perlawanan rakyat terjadi melalui Gerakan Koreri di Biak yang dipimpin oleh L. Rumkorem di Mokmer. Sumber: Album Pahlawan Bangsa 2004 Gambar 2.17 Supriyadi pemimpin perlawanan PETA di Blitar. e. Perlawanan di Blitar Pada tanggal 14 Februari 1945 juga terjadi perlawanan di Blitar yang dilakukan oleh tentara PETA yang dipimpin oleh Syudanco Supriyadi. Penyebab perlawanan tersebut adalah adanya kekecewaan anggota PETA terhadap Jepang akibat kekejaman Jepang yang menyebabkan penderitaan rakyat terutama yang dijadikan romusha oleh Jepang. Pada mulanya pemberontakan ini berhasil namun akhirnya dapat dihancurkan oleh Jepang. Tokoh¬tokoh PETA seperti Ismangil Muradi Suparyono Sunanto Sudarmo dan Halir dihukum mati. Sementara itu Supriyadi tidak diketahui secara pasti apakah terbunuh atau berhasil meloloskan diri. Perlawanan di Blitar merupakan perlawanan terbesar pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Bab 2 Perang Dunia II dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia (1939 – 1945) 49 Soal-Soal Latihan A. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1 . Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang pada tanggal … . 3 Maret 1942 c. 3 Maret 1943 8 Maret 1942 d. 8 Maret 1943 2 . Gerakan 3A diketuai oleh … . Ir. Soekarno Mr. Syamsudin Ki Hajar Dewantara K.H. Mas Mansyur 3 . PUTERA dipimpin oleh tokoh empat serangkai berikut ini kecuali … . Ir. Soekarno Drs. Moh Hatta Ki Hajar Dewantara Mr. Syamsudin 4 . Kerja paksa yang terjadi pada masa pendudukan Jepang disebut … . penindasan c. rodi kerja paksa d. romusha 5 . Jepang membagi wilayah Indonesia ke dalam tiga pendudukan pemerintahan militer. Wilayah pertahanan I meliputi Jawa dan Madura yang berpusat di … . Jakarta c. Bandung Surabaya d. Yogyakarta 6 . Organisasi PETA dibentuk atas per¬mintaan … . Ir. Soekarno Drs. Moh. Hatta Gatot Mangkuprojo Supriyadi 7 . Berikut ini perjanjian-perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II kecuali … . Perjanjian Postdam Perjanjian Versailles Perjanjian di San Fransisco Perjanjian di Paris 8 . Negara fasis yang memiliki semboyan Libensraum adalah negara … . Jerman c. Jepang Italia d. Polandia 9 . Tokoh nasional yang muncul dari prajurit PETA adalah sebagai berikut kecuali …. Jenderal Ahmad Yani Ir. Soekarno

JEPANG ITU BEGITU BERNAFSU DENGAN KAIN BATIK INDONESIA

Rp ,-

Informasi dan Pemesanan :

0271-8202839
085647595948
WA / SMS / TELEGRAM

Hubungi kami dengan Chat WA









Hubungi kami dengan Chat WA




Hubungi kami dengan Chat WA




Katalog Motif Kain Batik


Katalog Motif Seragam Batik


Katalog Motif Jarik


Hubungi kami dengan Chat WA